Article | Fri, 06 Feb 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menjadi langkah nyata kolaborasi antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam meningkatkan kualitas gizi santri di seluruh Indonesia. Kesepakatan ini menargetkan realisasi 1.000 program MBG yang akan menjangkau lebih dari 400 pesantren besar, madrasah, hingga pesantren kecil di bawah naungan NU. Program ini diharapkan rampung pada Agustus 2025.
Langkah strategis ini bukan hanya soal penyediaan makanan bergizi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda pesantren. Gizi yang baik diyakini akan mendukung konsentrasi belajar, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu mencetak santri yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai calon pemimpin masa depan.
Dalam pelaksanaannya, program MBG akan dikoordinasikan oleh 548 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di tingkat kabupaten dan kota. Dengan jaringan organisasi yang luas, distribusi program diharapkan lebih efektif dan merata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pesantren di berbagai daerah.
Selain penyaluran makanan bergizi, program ini juga mencakup pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penguatan ekosistem ketahanan pangan. Upaya tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan program sekaligus mendorong kemandirian pangan di lingkungan pesantren.
Melalui sinergi PBNU dan BGN, harapan besar tercipta untuk menghadirkan generasi santri yang sehat, kuat, dan siap berkontribusi bagi bangsa. Program MBG menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghasilkan langkah konkret demi masa depan Indonesia yang lebih baik.