Article | Tue, 30 Jun 2026
Pemenuhan gizi sejak awal kehidupan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan kesehatan dan kebutuhan gizi anak sesuai dengan regulasi nasional serta rekomendasi organisasi kesehatan dunia. Setiap kebijakan yang diterapkan bertujuan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dukungan penuh terhadap ASI Eksklusif bagi bayi usia 0–6 bulan. Dalam pelaksanaannya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menyediakan maupun mengintervensi pemberian susu formula kepada bayi pada kelompok usia tersebut. Kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan terhadap hak bayi untuk memperoleh ASI sebagai sumber nutrisi terbaik selama enam bulan pertama kehidupan.
Kebijakan tersebut selaras dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, serta rekomendasi World Health Organization (WHO) yang menempatkan ASI eksklusif sebagai standar emas pemenuhan gizi bayi. Dengan mengikuti pedoman tersebut, Program MBG memastikan seluruh pelaksanaan program tetap mengedepankan aspek kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan anak.
Lebih dari sekadar program pemenuhan gizi, MBG merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Setelah memasuki usia yang sesuai, anak-anak akan memperoleh manfaat Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan makanan bergizi seimbang yang mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta peningkatan kualitas kesehatan secara menyeluruh.
Komitmen Badan Gizi Nasional dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis menjadi bukti bahwa pembangunan generasi masa depan harus dimulai dari kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan dan regulasi yang tepat. Dengan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat, Indonesia dapat mewujudkan generasi emas yang sehat, kuat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.